Jumat, 23 Desember 2016

TEORI VAN HIELE DALAM PENGAJARAN GEOMETRI



Pengertian Teori Belajar Menurut Van Hiele
Van Hielle adalah seorang guru matemetika bangsa Belanda yang pada tahun 1954 menulis Disertasi tentang pengajaran Geometri. Disertasinya itu ditulis berdasarkan dari hasil penelitianya di lapangan melalui observasi dan tanya jawab. Van Hiele menyatakan bahwa terdapat 5 tahap belajar anak dalam belajar geometri, yaitu: tahap pengenalan, tahap analisis, tahap pengurutan, tahap deduksi, dan tahap akurasi, berikut adalah penguraiannya:
 
Konsep Dasar Teori Belajar Van Hielle
Tahap-tahap perkembangan mental siswa dalam memahami Geometri
1.      Pengenalan
            Pada tahap ini siswa baru mengenal bangun-bangun geometri seperti : bola, kubus, Segitiga, Persegi, dll. Tetapi ia belum bisa memahami sifat-sifatnya.
2. Tahap Analisis
            Pada tahap ini siswa sudah dapat memahami sifat-sifat konsep atau bentuk geometri. Anak pada tahap analisis belum mampu mengetahui hubungan terkait bangun suatu geometri dengan bangun lainya.
3. Tahap Pengurutan
            Pada tahap ini, selain siswa sudah mengenal bentuk-bentuk geometri dan memahami sifat-sifatnya. Juga ia sudah bisa mengurutkan bentuk-bentuk geometri yang satu sama lain berhubungan. Dan sudah mampu memahami keterkaitan bangun geometri satu dengan bangun geometri lainya.
4. Tahap Deduksi
            Tahap ini, siswa sudah dapat memahami pentingnya mengambil kesimpulan secara deduktif (penarikan kesimpulan yang bersifat khusus).  Karena misalnya, ia dapat melihat  bahawa sebuah kesimpulan yang di ambil secara induktif, itu mungkin bisa keliru. Siswa pada tahap ini belum memahami kegunan dari suatu deduktif, oleh karena itu , anak pada tahap ini belum dapat menjawab pertanyaan “mengapa sesuatu itu disajikan teorema atau dalil?”
5.      Tahap keakuratan (Rigor)

            Pada tahap ini siswa sudah dapat memahami bahwa adanya ketepatan (presisi)  dari prinsip-prinsip dasar yang melandasi suatu pembuktian. Anakpada tahap ini sudah memahami mengapa ittu dijadikan sebuah dalil. Tahap keakuratan merupakan tahap tertinggi dalam memahami geometri, pada tahap ini memerlukan tahap berpikir yang kompleks dan rumit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar