Sabtu, 10 Desember 2016

PENGENALAN DINUL ISLAM

PENGENALAN DINUL ISLAM

Pengertian Dinul Islam
Segi Bahasa  :
Kata ad din berarti agama, aturan atau teratur. Dalam bahasa Semit din berarti undang-undang atau hukum.
Kata Islam berarti : berserah diri, sejahtera ,selamat, damai.
Segi Istilah  :
1.     Pengertian umum :
Dinul Islam ialah agama yang dibawa Nabi atau Rasul Allah swt. sejak Nabi Adam as. Agama Islam menekankan arti ketauhidan, yakni hanya menyembah satu Tuhan yaitu Allah swt.
2.     Pengertian khusus :
Dinul Islam ialah wahyu Allah swt yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. untuk disampaikan kepada segenap umat manusia, sebagai pedoman hidup guna memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat, lahir batin.

Firman Allah SWT.
      Al-Imran (3) : 67
Artinya : ”Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi seorang muslim dan sekali-kali dia bukanlah dari golongan orang-orang musyrik”
      Yunus : 74
Artinya  : Berkata Musa : “hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah swt maka bertawakkallah kepada-Nya jika kamu benar-benar orang yang beragama Islam.”

Tujuan Dinul Islam
Mentauhidkan Allah swt. demi tercapainya kebahagiaan hidup lahir batin dunia dan akhirat.
Firman Allah swt. : Al-Baqarah (2) : 201
Artinya :
Wahai Tuhan kami, anugerahilah kami kebaikan/kebahagiaan ketika di dunia, dan anugerahilah pula kami kebaikan/kebahagiaan di akhirat, serta jauhkanlah/ hindarkanlah kami dari siksa api neraka”
Tahapan-tahapan menjalankan syari’at Islam
      Memiliki keyakinan yang benar.
      Mengetahui syari’at yang benar
      Melaksanakan syari’at dengan tekun dan penuh keyakinan (mantap).
      Mauhibah, yaitu sikap yang penuh dengan penerimaan dan syukur akan karunia Allah swt.

Dalam Al Qur’an difirmankan :
Artinya :
 “Dan carilah pada apa yang dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan nasibmu di dunia”. (QS. Al-Qashas : 77)

Ciri-Ciri Dinul Islam
Dinul Islam sebagai Agama Fitrah
Islam disebut sebagai Agama Fitrah dapat dibenarkan secara akal, hal ini minimal berdasar dua alasan, sebagai berikut :
1.      Fakta membuktikan bahwa ajaran Islam, sangat sejalan dengan fitrah dasar manusia.
2.      Manusia merupakan mahluk ciptaan Allah swt. sedangkan Islam diturunkan dengan fungsi sebagai pedoman hidup manusia.
b.     Dinul Islam sebagai Agama Tauhid
Dinul Is-lam meluruskan manusia untuk meyakini bahwa Allah swt adalah Tuhan Yang Tunggal (tauhid), tidak ada Tuhan kecuali Dia saja.
Firman Allah swt.
Artinya :
“Dan Kami tidak mengutus seorang Rasul pun sebelum kamu, melainkan kami wahyukan kepadanya; bahwa tidak ada Tuhan melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian pada-Ku.” QS. Al Anbiya’: 25
c.      Dinul Islam sebagai Rahmat bagi Alam
Nabi Muhammad saw sebagai pembawa Agama Islam merupakan utusan Allah swt. yang terakhir. Tugas yang diemban Beliau adalah menyampaikan ajaran Islam kepada seluruh umat manusia.
Artinya :
“Dan Kami tidaklah mengutus kamu melainkan untuk umat manusia seluruhnya, sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan.” QS. Saba’ : 28
d.     Dinul Islam mendorong Manusia untuk Maju
Islam mendorong umatnya untuk pandai dan berilmu. Banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang memotivasi manusia untuk menggunakan akal sehingga memperoleh pelajaran/ilmu untuk mencapai kemajuan.
e.      Dinul Islam sebagai Pedoman Hidup
Segala sktivitas seorang muslim haruslah selalu mengacu kepada Al Qur’an dan Hadis serta mencontoh prilaku Nabi Muhammad saw.

Ruang Lingkup Dinul Islam

  1. Hubungan antara manusia dengan Allah swt.
  2. Hubungan antara sesama manusia
  3. Hubungan antara manusia dengan alam sekitar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar