Jumat, 23 Desember 2016

Pembelajaran Berdasarkan Masalah


  Arends (1997), PBL adalah pendekatan pembelajaran dimana siswa mengerjakan permasalahanyang otentik dengan maksud untuk menyusun pengetahuan mereka sendiri, mengembangkan inkuiri dan keterampilan berpikir tingkat tinggi, mengembangkan kemandirian dan percaya diri.

Tahap
Kegiatan Guru
Tahap 1
Orientasi Siswa Pada Masalah
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistik yang dibutuhkan, mengajukan fenomena atau demonstrasi atau cerita untuk memunculkan masalah, memotivasi siswa untuk terlibat dalam pemecahan masalah yang dipilih
Tahap 2
Mengorganisasi siswa untuk belajar
Guru membantu siswa untuk mendefinisikan dan menggorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut
Tahap 3
Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok
Guru mendorong siswa mengumpulkan informasi, melaksanakan eksperimen, untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah
Tahap 4
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti: laporan, video, dan model serta membantu mereka untuk berbagi tugas dengan temannya.
Tahap 5
Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar