Jumat, 23 Desember 2016

PENGERTIAN MODEL PEMBELAJARAN



Suatu Perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran dalam tutorial dan untuk menentukan perangkat-perangkat pembelajaran termasuk di dalamnya buku-buku, film, komputer,dll (Joyce, 1992). Kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu, dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan aktivitas belajar mengajar (soekamto,dkk). Pola interaksi siswa dengan guru di dalam kelas yang menyangkut strategi, pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas. (Tim MKPBM,2003)

Pendekatan Pembelajaran:
  Cara umum dalam memandang permasalahan atau objek kajian.
  Cara memandang terhadap pembelajaran
  Contoh: Pendekatan sistem, Pendekatan Aktif,dsb.
Strategi:
  Ilmu/kiat di dalam memanfaatkan segala sumber yang dimiliki /yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, Joni (1992)
Metode Pembelajaran
  Cara yang digunakan guru dalam membelajarkan siswa.
  Cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan tertentu
  Contoh: Ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi, pemberian tugas, demonstrasi, kerja kelompok, Ekspositori, eksperimen, pemecahan masalah, inkuiri, dsb.
Teknik Pembelajaran
  Ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Seperti: kemampuan dan kebiasaan guru, ketersediaan peralatan, kesiapan siswa, dsb.
  Wujud konkret dari penggunaan metode, strategi dan pendekatan pembelajaran.

Teori-Teori Belajar Modern Yang Melandasi Model Pembelajaran
  Teori konstruktivisme (siswa membangun pengetahuannya sendiri)
  Teori thorndike(konsep yang baru dipelajari harus dikaitkan dengan konsep sebelumnya)
  Teori gestalt (pengertian dan belajar bermakna)
  Teori skiner (pemberian penguatan)
  Teori piaget (perkembangan kognitif)
  Teori bruner(metode spiral,dalil pengaitan, memanipulasi benda-benda nyata (alat peraga))
  Teori dienes( pembelajaran yang menyenangkan, misal: penggunaan alat peraga)
  Teori van hiele(tahapan dalam memahami geometri: pengenalan, analisis, pengurutan, deduksi, keakuratan)
  Teori Vygotsky (teori ZPD) : pembelajarann kooperatif, pembelajaran berbasis kegiatan, dan penemuan.

Teori Piaget
Tahap Sensori Motor (0-2 tahun) :
  Pengalaman diperoleh melalui perbuatan fisik (gerakan anggota tubuh) dan sensori (koordinasi alat indra)
  Mampu melambangkan objek fisik ke dalam simbol-simbol, misal: mulai bisa berbicara meniru suara kendaraan.
Tahap Pra Operasi (2-7 tahun) :
  Tahap persiapan pengorganisasian operasi konkret
  Pemikiran anak lebih banyak berdasarkan pada pengalaman konkret daripada pemikiran logis, sehingga jika melihat objek-objek yang kelihatan berbeda, maka ia mengatakannya berbeda pula.
Operasi Konkret (7-11 tahun):
  Telah memahami operasi logis dengan bantuan benda-benda konkret.
  Memahami konsep kekekalan
  Kemampuan untuk mengklasifikasi dan mengurutkan objek
  Mampu memandang suatu objek dari sudut pandang yang berbeda secara objektif
  mampu memperhatikan sekaligus dua macam kelompok yang berbeda
  Dapat mengelompokkan benda-benda yang memiliki beberapa karakteristik ke dalam himpunan dan himpunan bagian dengan karakteristik khusus.
  Mampu mengikat definisi yang telah ada dan mengungkapkannya kembali, akan tetapi belum mampu untuk merumuskan sendiri tersebut secara tepat
  Belum mampu menguasai simbol verbal dan ide-ide abstrak
Tahap Operasi Formal ( 11 tahun ke atas)
  Mampu melakukan penalaran dengan menggunakan hal-hal yang abstrak.
  Penggunaan benda-benda konkret tidak diperlukan lagi
  Kemampuan untuk menyusun serangkaian hipotesis dan mengujinya
  Kemampuan untuk melakukan penalaran hipotetik-deduktif
  Memiliki kemampuan berpikir kombinatorial
  Berkaitan dengan tipe berpikir

Teori Bruner
Proses belajar melewati 3 tahap:
  Tahap enaktif (memanipulasi /mengotak-atik objek)
  Tahap ikonik (kegiatan yang dilakukan berhubungan dengan mental, yang merupakan gambaran dari objek-objek yang dimanipulasinya)
  Tahap Simbolik (anak memanipulasi simbol-simbol atau lambang-lambang objek tertentu/ mampu menggunakan notasi)

Teori Bruner dikenal adanya Dalil
  Dalil penyusunan (agar menguasai konsep, teorema, dan definsisi anak harus dilatih untuk melakukan penyusunan representasinya)
  Dalil Notasi
  Dalil Pengontrasan dan keanekaragaman (diperlukan contoh-contoh yang banyak, konsep yang diterangkan dengan contoh dan bukan contoh).
  Dalil Pengaitan

Macam-macam model pembelajaran
  Pembelajaran langsung
  Pembelajaraan kooperatif

  Pembelajaran kontekstual
  Pembelajaran rme
  Pembelajaran berbasis masalah (pbl)
  Pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflecty, Recite, Review)
  Pembelajaran Reciprocal Teaching

Tidak ada komentar:

Posting Komentar