Minggu, 18 Desember 2016

Pendidikan Karakter Berbasis Tasawuf



“Meratapi kegagalan adalah bukti kelemahan hati seorang manusia.”

Ki Hajar Dewantara
            “Pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin), pikiran (intelek), dan tubuh anak.”

Pendidikan budi pekerti meliputi:
ž  Kemauan dan Tindakan
ž  Sikap Keterampilan
ž  Perilaku (Behaviors)
ž  Motivasi (Motivations)
ž  Keterampilan (Skills)

Islam mengenal istilah filsafat akhlak yang sangat dekat dengan tasawuf. Tasawuf memberikan pengaruh terhadap pembentukan karakter. Tokoh utama yang memiliki pengaruh besar di Indonesia adalah Al-Ghazali dengan karyanya Ihya Ulum al-Din.

Dalam kitab Al Risalat al Qusyairiyyat Fi ‘Ilmi at Tawasuf  barangay Abu al Qasim Abdul Karim Hawazin al Qusyairi al Naisaburi
  1. Nilai Pendidikan Karakter Terhadap Tuhan.
  2. Nilai Karakter Terhadap Diri Sendiri.
  3. Nilai Karakter Terhadap Sesama Manusia.
  4. Nilai Karakter Terhadap Lingkungan.

Inti Terdalam Dari Teori dan Spiritual Melalui Tasawuf
ž  Muhasabah
            Introspeksi diri terus menerus, meraih ridho Allah.
ž  Muraqabah
            Mendekatkan diri lahir maupun batin, maupun perbuatan mencapai ma’rifat Allah.
ž  Musyahadah
            Menyaksikan keagungan dan keindahan Allah dalam seluruh eksistensi apapun jua dan tidak silau dengan gemerlap kehidupan duniawi.

Pendidikan Karakter Berbasis Tasawuf Dibagi Tiga Proses:
ž  Takhalli
            Pembebasan Diri dari Penyakit Jiwa Dan Hati. Melalui kegiatan ta’abbudi
            ta’abbudi  meliputi empat tahap:
  1. Taubat
  2. Wara’
  3. Zuhud
  4. Tawakkal
ž                      Tahalli
            Proses pembangunan jiwa.
            taqarrub (Mendekatkan kualitas diri dengan Allah SWT) tanpa mengharap kompensasi dosa-pahala atau surga-neraka.
            Empat tangga/tahapan yang harus ditempuh dalam taqarrub :
  1. Tawakal
  2. Sabar
  3. Rida
  4. Syukur

ž  Tajalli
Proses pencerahan jiwa yang bersifat ilahiah melalui amal saleh dan kontemplasi
Proses tajalli meliputi empat tahap:

  1. Mahabbah (cinta Tuhan)
  2. Makrifah
  3. Haikikat
  4. Kasyaf (tersingkap tabir dengan sirr).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar