Sabtu, 10 Desember 2016

Pengenalan Dinul Islam 2

Pengenalan Dinul  Islam

       Secara  Etimologis :
Din  berarti ta’at (patuh) , ‘adat (kebiasaan), qadha (ketetapan), hisab (perhitungan), dan jaza (pembalasan)
       Menurut Ulama:
Al-din adalah peraturan ilahi yang menuntun ke arah keyakinan yang benar dan tingkah laku pergaulan hidup yang baik.

Pengertian Agama
Ø  Pengertian secara bahasa :
a = tidak, gama = pergi atau berubah
Ø  Pengertian menurut KBBI : Suatu keyakinan pada Yang Maha Kuasa, yang dirasa oleh manusia sebagai kekuatan gaib yang mempengaruhi segala yang ada, serta mula jadi segala-galanya dalam alam ini

Unsur Penting Agama menurut Harun Nasution
       Kekuatan gaib manusia
       Keyakinan manusia bahwa kesejahteraan di dunia ini dan hidupnya di akhirat tergantung pada adanya hubungan baik itu.
       Respon yang bersifat emosional dari manusia.
       Paham adanya yang kudus (sacred) dan suci.

Peranan Agama dalam Kehidupan Manusia
Ø  Sebagai pemenuhan kebutuhan rohani
Ø  Sebagai sumber motivasi dalam mencapai kemajuan
Ø  Sebagai pedoman hidup
Ø  Sebagai sarana pendidikan rohani

Pluralisme Agama
Al-Qur’an mengungkapkan beberapa din yang dianut manusia, antara lain : Islam, Yahudi, Nasrani, Majusi, Shabi’in, dan Musyrikin

Dua kategori Din
Din al-Haq
Agama yang benar adalah ajaran Allah yang berintikan ajaran tauhid, yang terangkum dalam pernyataan “La ilaha  illallah”
Din al-Batil
Agama yang tidak berasal dari Allah Tuhan Yang Maha Esa adalah agama palsu yang dihembuskan setan melalui nafsu manusia
Ciri-ciri Din al-Batil
  1. Tidak memuat ajaran tentang tauhid dan hari akhirat
  2. Melanggar ketentuan yang telah ditetapkan Allah dan Rasul-Nya
  3. Menyimpang dari din yang telah ditetapkan Allah

Karakteristik Din Al-Islam
q  Islam secara etimologis :
Aslama-yuslimu-islma, artinya menyelamatkan, masuk dalam keselamatan, menyerahkan diri, atau tunduk dan patuh
q  Din Al-islam secara istilah :
Peraturan ilahi yang yang diwahyukan oleh Allah kepada para Nabi dan Rasul-Nya agar menjadi pedoman hidup untuk kebahagian manusia di dunia dan akhirat

Sistem Ajaran Islam
Kerangka dasar atau unsur-unsur dalam sistem ajaran islam, yang disebut arkan al-Din terdiri dari tiga unsur, yakni iman, ilsam, ihsan.

1.      Iman
Secara bahasa artinya percaya
Secara terminologis, keyakinan dalam hati dibuktikan dengan lisan dan diwujudkan dengan amal perbuatan

2.      Islam
Secara bahasa artinya selamat dan berserah diri
Secara etimologis islam adalah agama Allah
Islam merupakan kelanjutan dan sekaligus bukti dari keteguhan iman yang diwujudkan dalam bentuk ikrar syahadah.

3.       Ihsan
Secara terminologis artinya menyembah Allah seakan-akan melihat-Nya.
Lebih menekankan pada “aspek dalam” manusia secara akademik dikaji mendalam melalui disiplin ilmu akhlak dan tasawuf.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar