Jumat, 23 Desember 2016

PEMEBELAJARAN RME (PMRI)


  1. Tahun 1971, Institut Freudenthal mengembangkan RME .
  2. RME menggabungkan pandangan tentang apa itu matematika, bagaimana siswa belajar matematika, dan bagaimana matematika harus diajarkan.  
  3. siswa tidak boleh dipandang sebagai passive receivers of ready-made mathematics (penerima pasif).
  4. Pandangan RME adalah mathematics must be connected to reality and mathematics as human activity.

Konsep-konsep RME menurut Freudenthal
q  Matematisasi, (matematisasi vertikal dan matematisasi horizontal)
q  Matematika sebagai Produk Jadi dan Matematika sebagai kegiatan,
q  Kegiatan atau Aktivitas,
q  Re-invention atau penemuan,

KARAKTERISTIK RME
Menurut Zulkardi (2006) karakteristik RME:
  1. Penggunaan real konteks
  2. Penggunaan model ecara informal sebelum menggunakan cara formal atau rumus
  3. Mengaitkan sesama topik dalam matematika
  4. Penggunaan metode interaktif
  5. Menghargai ragam jawaban dan kontribusi siswa
Implementasi RME meliputi 3 Fase yaitu:
  1. Fase pengenalan
  2. Fase Eksplorasi
  3. Fase Meringkas
 Fase pengenalan
  1. Guru memperkenalkan masalah realistik dalam matematika kepada seluruh siswa
  2. Pada fase ini sebaiknya ditinjau ulang semua konsep-konsep yang berlaku sebelumnya dan diusahakan mengaitkan masalah yang dikaji saat itu ke pengalaman siswa sebelumnya
Fase eksplorasi
  1. Siswa dianjurkan bekerja secara individual, berpasangan atau dalam kelompok kecil
  2. Siswa mencoba membuat model situasi masalah, berbagai pengalaman atau ide, mendiskusikan pola yang dibentuk saat itu, berupaya membuat dugaan
  3. Pada fase ini dikembangkan strategi-strategi pemecahan masalah yang mungkin dilakukan
  4. Guru berupaya meyakinkan siswa dengan cara memberi pengertian 
  5. Guru melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan siswa
  6. Guru memberikan motivasi kepada siswa agar giat dalam bekerja
Fase Meringkas
  1. Siswa mengajukan dugaan, dan  pertanyaan kepada siswa yang lain
  2. Siswa melakukan negosiasi
  3. Siswa melakukan alternatif pemecahan masalah dan memberikan alasan
  4. Siswa memperbaiki strategi dan dugaan mereka
  5. Siswa membuat keterkaitan
  6. Guru dapat mengawali pekerjaan lanjutan siswa setelah siswa menunjukkan kemajuan dalam pemecahan masalah
 Langkah Umum Pelaksanaan PMRI
  Mempersiapkan kelas : Persiapan sarana, kelompokkan siswa jika perlu, sampaikan tujuan atau kompetensi dasar serta cara belajar yang akan dipakai.
  Kegiatan Pembelajaran: berikan masalah kontekstual, berikan penjelasan singkat dan seperlunya jika ada siswa yang belum memahami soal atau masalah kontekstual, mengerjakan soal secara kelompok atau individu, berilah guide, meminta siswa atau wakil kelompo untuk menyampaikan hasil pekerjaannya, tawarkan kepada seluruh kelas untuk mengemukakan pendapatnya, buat kesepakatan, apabila  tidak ada penyelesaian yang benar minta siswa memikirkan cara lain.

  Penutup : membuat rangkuman oleh siswa, beri arahan untuk pertemuan yang akan datang  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar